Menkumham: Bubarkan Debt Collector


JAKARTA – Pemerintah melalui Menteri Hukum dan HAM (Menhumham) Patrialis Akbar menyatakan bahwa bank tak perlu menggunakan jasa penagih utang atau debt collector.

Oleh karena itu, Patrialis meminta perbankan maupun perusahaan non bank yang masih menggunakan jasa debt collector, agar membubarkan atau tidak menggunakan jasanya lagi.

“Sebaiknya tidak ada debt collector lagi,” kata Patrialis Akbar di Istana Negara Jakarta, Rabu (06/04/2011).

Patrialis mengatakan, jika perbankan hendak menagih tunggakan pembayaran kartu kredit nasabah, sebaiknya tidak menggunakan debt collector. “Harus bersama aparatur pemerintah,” kata Patrialis.

Ia mengkhawatirkan kasus serupa yang terjadi terhadap nasabah Citibank akan terulang kalau debt collector tetap dibiarkan merajalela. “Karena alasannya ini, satu insiden besar orang sampai meninggal dunia,” kata dia.

Menurutnya debt collector bagian dari akibat tindakan main hakim sendiri. “Negara hukum itu ada sistem jadi tidak boleh main hakim sendiri,” kata Patrialis.

Diberitakan sebelumnya, petugas yang diduga debt collector Citibank menganiaya psikis hingga nasabahnya Sekjen Partai Pemersatu Bangsa (PPB) Irzen Octa (50) meninggal dunia. Kasus ini terus diusut aparat Polres Metro Jakarta Selatan.

Sumber: tribun news

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s