Perbuatan Melawan Hukum dan Wanprestasi


Hukum Perikatan

Perbedaan PMH dan Wanprestasi.

  1. PMH lahir dari perikatan karena undang-undang, sedang-kan wanprestasi lahir dari perikatan karena perjanjian.
  2. Akibat akhir dari PMH adalah pemulihan keadaan seperti semula dan ganti rugi, sedangkan akibat akhir dari wan-prestasi adalah pelaksanaan prestasi dan ganti rugi.
  3. Bentuk PMH adalah perbuatan melawan kewajiban hukumnya, atau melanggar hak subjektif orang lain, atau melanggar kesusilaan atau melanggar kepatutan, ketelitian, dan kehati-hatian. Sedangkan bentuk wanprestasi adalah keterlambatan, tidak sesuai dengan isi perjanjian atau tidak melaksanakan perjanjian.
——————————————————
Membedah Perbuatan Melawan Hukum dan Wanprestasi
(Sebuah Kajian Elementer Hukum Normatif)*

*Disampaikan pada Penyegaran Tehnis Judisial Hakim Pengadilan Agama Se Wilayah Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru di Tanjungpinang, Kepulauan Riau tgl. 16-18 Januari 2008 dan di Tembilahan, Riau, tgl. 11- 13 Februari 2008, dengan sedikit perubahan.

Drs. H. A. Mukhsin Asyrof, SH., MH.

KPTA Pekanbaru

http://pta-yogyakarta.go.id/index.php?option=com_content&task=view&id=426&Itemid=145

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s