Ilmu Analisis Sidik Jari Sudah Berusia 200 Tahun


Contoh analisa sidik jari

Ilmu analisis sidik jari ini sudah berusia lebih dari 200 tahun. Demikian disampaikan Sarjoko Marketig Supervisor KidsMagz Fingerprint di Atrium Plaza Medan Fair, Jumat (21/4/2011).

Catatan ilmiah pertama ditemukan dari John Evangelist Purkinji – 1823, pada 1823, John Evangelist Purkinji, seorang professor bidang Anatomy di Universitas Breslau menulis thesis mengenai 9 pola sidik jari. Namun dirinya belum menyebutkan makna dari sidik jari tersebut dan kaitannya dengan karakteristik seseorang.

“Kemudian pada tahun 1946 F.B.I. memproses 100.000 kartu yang menunjukkan sidik jari seseorang. Tujuannya sebagai pemindai dan pembeda antara seseorang dengan orang lain,” kata Sarjoko.

Tahun 1970, sebagian besar ilmuwan dan akademisi mengumumkan bahwa dermatoglyphics (ilmu sidik jari) tidak bisa dipisahkan dengan psychology.

Kedua ilmu tersebut bisa berjalan beriringan dan bermanfaat untuk kehidupan, apalagi jika analisisnya didukung pula oleh data-data anthropology, genetika dan statistika.

2004 IBMBS- International Behavioral & Medical Biometrics Society menggunakan ilmu Dermatoglyphics digunakan untuk mengidentifikasikan penyakit bawaan genetika .

Sekarang ini, Amerika Serikat, Jepang dan Taiwan serta seluruh dunia menggunakan ilmu dermatoglyphic untuk dunia pendidikan, untuk mengembangkan sistem pengajaran yang baik, meningkatkan efektifitas dalam belajar dengan mengetahui gaya belajarnya.

Sumber: http://www.tribunnews.com/2011/04/22/ilmu-yang-sudah-berusia-200-tahun

One thought on “Ilmu Analisis Sidik Jari Sudah Berusia 200 Tahun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s