KPPU Cium Dugaan Persekongkolan Tender Selat Makassar


Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menduga terjadi praktik persaingan usaha tidak sehat yang dilakukan PT Chevron Pacific Indonesia terkait tender proyek Indonesia Deepwater Development (IDD) atau proyek Gendalo-Gehem di Selat Makassar.

“Tim penyelidik menemukan indikasi awal adanya pelanggaran pasal 22 dan 19 huruf d UU No.5 tahun 1999 yaitu persekongkolan vertikal dan horizontal dalam tender serta penguasaan pasar dengan melakukan diskriminasi atas pelaku usaha lain,” kata Plh Kepala Biro Hukum dan Humas KPPU, Zaki, saat dihubungi wartawan, Jakarta, Selasa (26/4).

Menurut Zaki, indikasi persaingan usaha tidak sehat itu ditemukan setelah tim pemeriksa KPPU mengumpulkan data dan informasi terkait tender itu. Lebih lanjut, Zaki mengungkapkan bahwa perkara ini masih dalam tahap pemeriksaan awal. Meski demikian, ini adalah inisiatif dari KPPU tanpa adanya laporan.

Lebih lanjut, kata Zaki, dugaan persekongkolan dalam tender tersebut dilakukan secara vertikal dan horizontal. Vertikal dilakukan antara panitia dan peserta. Sedangkan persekongkolan horizontal dilakukan dengan melibatkan sesama peserta tender.

Ditambahkan Zaki, penyelidikan atas dugaan tersebut akan dilakukan selama 90 hari kerja. Untuk menguatkan dugaan tersebut, KPPU akan memanggil seluruh pihak yang terkait dalam proses tender itu. “Setidaknya KPPU harus menemukan 2 alat bukti dalam perkara ini untuk melanjutkan proses pemeriksaan perkara itu,” tandas dia.

Sumber: http://www.primaironline.com/berita/ekonomi/1924264-kppu-cium-dugaan-persekongkolan-tender-selat-makas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s