Sensus Tahun 2010, Penduduk Aceh Lebih Banyak Laki-laki


BANDA ACEH – Tren perbandingan jenis kelamin (seks ratio) antara lelaki dan perempuan di tahun 2010 mengalami perubahan. Bila lima tahun sebelumnya (2004-2009) jumlah penduduk perempuan lebih banyak, maka di tahun 2010 lalu yang terjadi kebalikannya. Jumlah laki-laki lebih banyak dari pada perempuan.

Menurut data sensus penduduk 2010 yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat, jumlah penduduk Aceh sebanyak 4.494.410 jiwa. Dengan rincian, jumlah penduduk laki-laki 2.248.952 jiwa, sedangkan perempuan 2.245.458 jiwa.

Kepala BPS Aceh, Syech Suhaimi, didampingi Kepala Statistik Kependudukan, Devi Indriastuti, di ruang kerjanya di Banda Aceh, Rabu (4/5) mengatakan, jika dilihat dari data sensus penduduk 2010, dari seks ratio Provinsi Aceh 100.

“Artinya, dari 100 pria terdapat 100 perempuan. Berarti secara seks rasio tidak ada perbedaan tetapi dari jumlah, laki-laki lebih besar dari perempuan, perbandingannya jumlahnya sebesar 3.494 jiwa jumlah penduduk laki-laki dibandingkan jumlah penduduk perempuan,” jelas Suhaimi.

Suhaimi mengatakan, tren 2010 ini jumlah penduduk laki-laki lebih banyak jika dibandingkan lima tahun belakangan. Pada 2004-2009, jumlah penduduk perempuan yang jumlahnya paling besar jika dibandingkan jumlah penduduk pria, misal pada 2008, jumlah penduduk perempuan sebanyak 2.157,86 jiwa sedangkan pria 2.136,06 jiwa. Pada 2009, sebutnya lagi, penduduk perempuan sebesar 2.192,09 sedangkan pria 2.171,39.

Sementara itu kata Devi, hingga saat ini belum ada penelitian yang khusus dilakukan mengapa tren 2010 jumlah penduduk laki-laki jumlahnya lebih besar dibandingkan lima tahun sebelumnya. Menurunya jika dilihat secara kasat mata, di mana pascatsunami pertumbuhan penduduk laki-laki terjadi akibat imigrasi.

“Masuknya penduduk laki-laki yang bekerja di Aceh pada masa rehabilitasi dan rekontruksi. Sedangkan jika dilihat kondisi lima tahun sebelumnya, sebelum konflik selesai di Aceh, penduduk laki-laki lebih banyak yang meninggal akibat konflik. Itu secara global dari apa yang kita lihat, bukan hasil dari analisa,” kata Devi.

Sementara itu hasil sensus penduduk 2010, untuk kelompok umur, tercatat usia tertinggi penduduk Aceh kata Devi, kelompok umur dari 0-14 tahun, jumlahnya 1,44 juta atau sebersar 32 persen dari jumlah penduduk Aceh, 4.494.410 jiwa.

“Kelompok umur 0-4 tahun berjumlah 493.429 jiwa, diikuti kemudian dengan kelompok umur 2-5 tahun sebanyak 474.210 jiwa, dan 10-14 tahun sebanyak 471.391 jiwa,” pungkasnya.

Sumber: http://aceh.tribunnews.com/news/view/55599/penduduk-aceh-lebih-banyak-laki-laki

One thought on “Sensus Tahun 2010, Penduduk Aceh Lebih Banyak Laki-laki

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s