Tarik Mobil Kredit Semena-mena, Leasing SMS Digugat Rp 600 Juta


Banda Aceh | Harian Aceh – Seorang konsumen Hendri SKed menggugat PT Sinar Mitra Sepadan Finance (SMSF) Cabang Banda Aceh karena menarik semena-mena mobil kredit yang tertunggak angsuran. Gugatan itu didaftarkan ke Pengadilan Negeri Banda Aceh, Senin (9/5).

Gugatan dengan nomor 22/Pdt.G/2011/PN-BNA diterima Nuryanti, staf bidang perdata PN Banda Aceh. Dalam gugatan itu, Hendri keberatan dengan ulah debt collector yang menyita mobil kijang kapsul tahun 1997 miliknya pada 28 April 2010.

Hendri mengakui telah melanggar perjanjian kontrak karena menunggak angsuran kredit mobil sekitar Rp5 juta atau selama dua bulan. Namun, untuk menyita mobil kredit harus ada keputusan pengadilan sebagaimana diatur pasal 1266 KUHPerdata.

“Walaupun perjanjiannya SMSF boleh menarik mobil yang menunggak kredit selama dua bulan, itu hanya dapat dilakukan setelah turunnya keputusan pengadilan. Jadi, sekarang mereka (SMSF) tanpa putusan hakim telah menyita semena-mena,” kata Hendri, warga Banda Aceh itu.

Atas sikap semena-mena itu, dirinya menuntut ganti rugi kepada pihak perusahaan leasing itu sebesar Rp600 juta. “Saya mengugat secara material Rp94,716 juta dan immaterial Rp500 juta melalui pengadilan,” ujarnya.

Hendri mengisahkan, pada 24 April 2010, tiga debt collector SMSF mendatangi rumahnya untuk menagih tunggakan angsuran kredit, bila tidak mobilnya akan disita. Pada waktu itu dirinya sempat bersitegang dan berhasil mempertahankan haknya.

“Beberapa hari kemudian petugas debt collector bolak-balik mendatangi rumah saya. Kadang mereka ngebut-ngebut di sekitar rumah sehingga membuat perasaan takut serta rasa malu bagi keluarga saya,” jelasnya.

Para debt collector itu kembali mendatangi kantor tempat Hendri bekerja pada 28 April 2010 dan ngotot menyita mobil. Untuk menghindari keributan, Hendri kemudian menyerahkan mobil tersebut. Saat itu, debt collector berjanji akan mengembalikan mobil kepada Hendri jika sudah melunasi tunggakan dua bulan sebelum lewat tujuh hari.

“Esoknya saya mau melunasi tunggakan dua bulan tsb, namun pihak SMSF tidak mau menyerahkan kembali mobil itu. Mereka malah meminta saya melunasi sisa angsuran mobil yang tinggal dua tahun lagi. Karena alasan ini saya menggugat perusahaan leasing itu ke pengadilan,” katanya.

Sumber: http://harian-aceh.com/2011/05/10/tarik-mobil-kredit-semena-mena-leasing-sms-digugat-rp600-juta

One thought on “Tarik Mobil Kredit Semena-mena, Leasing SMS Digugat Rp 600 Juta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s